Saat
kubuka mata, tak ada perubahan apa pun. Putih kusamnya cat plafon, tembok penuh
tempelan foto yang kurang rapi, dan teman sekamar yang masih molor terbalut
mimpi. Tepat sama dengan pagi terakhir di tahun yang sebelumnya. Kemudian aku keluar
mengangkat kedua tangan dan menghirup tegas udara pagi pertama tahun ini. Masih
dengan dingin yang sama, segar yang seperti tahun lalu, dan sepi seperti
biasanya.
Aku belum menemukan perbedaan yang berarti. Hanya saja dering hp nada
sms masuk lebih sering terdengar, tak seperti pagi sebelumnya. Banyak jenis
ucapan selamat menyongsong tahun baru
dan yang senada terkirim ke hpku. Tapi kemudian aku berfikir, ketika aku belum menemukan perbedaan apapun,
kenapa pergantian tahun harus disemarakkan dengan sebegitu rupa? Apakah mereka
punya pembuktian kelebihbaikan masa depan mereka? “setidaknya kita punya
harapan akan tahun depan yang lebih baik”, seorang teman menimpaliku dengan
argumennya tepat saat aku menulis ini. “Bukankah harapan sekedar harapan? Belum
ada pembuktian apa pun untuk saat ini. Kenapa perayaannya begitu meriah?”
balasku. Dia tersenyum dan pergi. ???.
![]() |
| Pesta Kembang Api pada Perayaan Tahun Baru |
